Risalah Tauhid di Penghujung Tahun

إن الحمد لله نحمده و نستعينه و نستغفره و نستهديه و نعوذ بالله من شرور أنفسنا و من سيئات أعمالنا . من يهد الله فلا مضل له و من يضلله فلا هادي له . أشهد أن لا إله إلا الله و أشهد أن محمدا عبده و رسوله . أما بعد :

Segala puji bagi Allah, Dzat Yang Maha Esa Yang Tiada Mempunyai putera dan tidak pula bapa dan Tiada satu pun yang mempu menyamai apalagi menandingiNya. Di penghujung tahun ini, marilah kita kuatkan Tauhid kita, keyakinan kita akan ke Esa an Allah. Semoga Allah menjaga kita dari perkara-perkara yang merusakkan keislaman kita.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا أَوْ يُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنْ الدُّنْيَا

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Segeralah beramal sebelum datangnya fitnah seperti malam yang gelap gulita. Di pagi hari seorang laki-laki dalam keadaan mukmin, lalu kafir di sore harinya. Di sore hari seorang laki-laki dalam keadaan mukmin, lalu kafir dipagi harinya. Dia menjual agamanya dengan barang kenikmatan dunia.”

Shahih Muslim kitab Al-Iman bab Al-Hatstsu bil mubadarah bil a’mal … dst (hasungan untuk bersegera dalam beramal … dst), hadits no. 169.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengingatkan kita untuk bersegera dan tidak menunda-nunda amal ibadah kita agar bekal kita untuk kehidupan terus bertambah seiring dengan semakin dekatnya kita kepada ajal kita. Beliau mengingatkan kita untuk terus meningkatkan ilmu kita agar kita terjaga dari fitnah-fitnah akhir zaman. Kita jaga diri, keluarga, dan masyarakat kita dari fitnah-fitnah yang begitu membingungkan segelap malam yang kelam gelap gulita tanpa sinar rembulan. Sampai-sampai karena bingungnya seseorang yang hidup di masa itu, dengan SADAR atau TANPA SADAR, ia telah BATAL KEISLAMANNYA. Ya, pada pagi harinya ia masih beriman kepada Allah, tetapi pada sore harinya ia telah melakukan amalan atau mengucapkan ucapan yang membatalkan keislamannya. Bahkan, mungkin sedetik sebelum ia berkata atau berbuat, ia masih seorang musim tetapi sedetik setelahnya, telah rusak dan batal keislamannya. YA ….. ADA AMALAN-AMALAN DAN UCAPAN YANG MEMBUAT PELAKUNYA ATAU ORANG YANG MENGUCAPKANNYA TIDAK DITERIMA KEISLAMANNYA OLEH ALLAH JIKA IA TIDAK SEGERA BERTAUBAT.

Di antara hal-hal yang merusak keislaman seseorang adalah ucapan SELAMAT NATAL yang artinya SELAMAT ATAS HARI LAHIRNYA ANAK TUHAN YAITU YESUS KRISTUS SANG JURU SELAMAT ORANG KISTREN.

Padahal …

Allah telah berkalam:

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ ُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ (72) لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلَاثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلَّا إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ (73) المائدة (5)

  1. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.
  2. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.
  3. Al-Maidah (5)

Dengan tegas Allah telah menyebutkan bahwa TELAH KAFIR orang yang BERUCAP – ya … hanya BERUCAP, MENGUCAPKAN – bahwa Isa adalah TUHAN.

Demikian pula, TELAH KAFIR orang yang BERUCAP – hanya BERUCAP, MENGUCAPKAN – bahwa tuhan ada tiga, yaitu: ALLAH/TUHAN BAPA, ROH KUDUS, DAN ANAK TUHAN.

Allah tidak menyebutkan apakah ia meyakininya atau tidak meyakininya, pokoknya ia sengaja dan tidak terpaksa MENGUCAPKAN BAHWA ISA ADALAH TUHAN ATAU ANAK TUHAN.

Meskipun ia bersumpah bahwa ia tidak meyakini bahwa ISA ADALAH TUHAN, ia tidak bisa memungkiri bahwa ia telah MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS HARI LAHIRNYA ANAK TUHAN YAITU YESUS KRISTUS SANG JURU SELAMAT ORANG KISTREN dengan SADAR atau SENGAJA.

يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ مَا قَالُوا وَلَقَدْ قَالُوا كَلِمَةَ الْكُفْرِ وَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلَامِهِمْ وَهَمُّوا بِمَا لَمْ يَنَالُوا وَمَا نَقَمُوا إِلَّا أَنْ أَغْنَاهُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ مِنْ فَضْلِهِ فَإِنْ يَتُوبُوا يَكُ خَيْرًا لَهُمْ وَإِنْ يَتَوَلَّوْا يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ عَذَابًا أَلِيمًا فِي الدُّنْيَا وَالْآَخِرَةِ وَمَا لَهُمْ فِي الْأَرْضِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ (74) التوبة (9)

  1. Mereka (orang-orang munafik itu) bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa mereka tidak mengatakan. Sesungguhnya mereka telah mengucapkan perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir sesudah Islam dan mengingini apa yang mereka tidak dapat mencapainya, dan mereka tidak mencela (Allah dan Rasul-Nya), kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah melimpahkan karunia-Nya kepada mereka. Maka jika mereka bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih di dunia dan akhirat; dan mereka sekali-kali tidaklah mempunyai pelindung dan tidak (pula) penolong di muka bumi. S. At-Taubah (9)

Surat At-Taubah ayat 74 di atas turun berkenaan dengan orang-orang munafiq yang mengingkari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan Al-Quran. Mereka mengatakan bahwa jika apa yang dibawa Muhammad itu benar mereka itu lebih hina daripada keledai mereka. Orang yang lain mengatakan bahwa mereka akan mengusir Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dari Madinah. Permisalan Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabat yang berhijrah bersama mereka itu seperti anjing peliharaan yang menggigit tuannya. Meskipun mereka berusaha untuk memungkiri bahwa mereka tidak mengucapkannya sampai-sampai mereka berani bersumpah bohong di hadapan Nabi shallallahu alaihi wa sallam, Allah membantah sumpah mereka dan menegaskan mereka telah KAFIR SESUDAH ISLAM artinya KELUAR/MURTAD DARI ISLAM dari sebab ucapan mereka.

Mungkin mereka berdalih bahwa mereka masih beriman dan ucapan itu hanya sia-sia maksudnya tidak berasal dari keyakinan mereka. Maka dengarkanlah kalam Allah berikut ini:

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآَيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ (65) لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ إِنْ نَعْفُ عَنْ طَائِفَةٍ مِنْكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ (66) التوبة (9)

  1. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”
  2. Tidak usah kamu beralasan, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.
  3. At-Taubah (9)

Ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang munafiq yang menghina Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Islam, dan kaum muslimin. Ketika mereka ditanya tentang ucapan mereka yang mengejek tersebut, mereka beralasan hanya bermain-main dan hati mereka masih beriman. Allah membantah mereka bahwa ucapan mereka yang mengejek tersebut telah mematikan iman mereka dan mengeluarkan mereka dari Islam.

Ini halnya orang yang mengingkari Nabi dan Al-Quran, tentu orang yang mengucapkan kalimat SYIRIK lebih besar dosa dan kekufurannya.

Muslimin… Jagalah akidah kalian. Jangan silau oleh fitnah TOLERANSI BERAGAMA. Sesungguhnya Allah telah mengajarkan kepada kita puncak TOLERANSI, TOLERANSI yang paling agung.

Ucapkanlah kepada selamat kepada mereka ucapan yang Allah ajarkan kepada kita:

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ (1) لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ (2) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (3) وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ (4) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (5) لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ (6)

  1. Katakanlah: “Hai orang-orang kafir,
  2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
  3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
  4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
  5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
  6. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.”
  7. Al-Kafirun (109)

Surat ini turun ketika orang kafir Quraisy mengajak KOMPROMI denga Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Asalkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mau beribadah kepada berhala barang sekali saja mereka akan masuk Islam. Allah menyuruh Nabi shallallahu alaihi wa sallam untuk menuruti ajakan mereka.

Wahai orang-orang kafir dari Kristen dan Katolik. Silahkan anda beribadah merayakan ibadah kalian. Kami tidak akan turut serta merayakan ibadah kalian dan JANGAN PAKSA KAMI merayakan ibadah kalian. Karena kami juga TIDAK MEMAKSA ANDA untuk merayakan ibadah kami. Kami tidak butuh dengan keislaman kalian. Allah juga tidak butuh dengan keislaman kalian. Kalian lah yang membutuhkan Allah Dzat Yang Tiada beranak dan tiada pula berbapak. Kita akan lihat di akhirat kelak hasil dari amalan dan keyakinan kita. Atas nama cinta kasih, kami ajak kalian untuk masuk ISLAM agar kalian selamat dari neraka sebagaimana kami akan selamat dengan izin Allah. Jika kalian menyambut ajakan kami, kalian akan mendapatkan dua pahala. Jika kalian enggan, maka kami tidak akan memaksa.

Wahai kaum muslimin, janganlah kita mengganggu ibadah mereka atau merusak gereja mereka karena Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melarang kita dari mengganggu tetangga kita yang kafir dan merusak tempat ibadah mereka. TAPI JANGANLAH ANDA MENDEKATI TEMPAT IBADAH MEREKA ATAU MALAH TURUT BERSAMA MEREKA karena Allah berkalam:

وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آَيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّى يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا (140)

  1. Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam. S. An-Nisa’ (4)

Wahai orang-orang yang beriman! Allah telah menitahkan kepada kalian jika kalian mendengar ayat-ayat Allah diperolok-olok …

Jika kalian mendengar orang-orang Kristen maupun Katolik maupun umat beragama lainnya memperolok Allah dengan MENGATAKAN bahwa ALLAH PUNYA ANAK …

Maka JANGANLAH KALIAN DUDUK BERSAMA MEREKA SAMPAI MEREKA MENGGANTI TOPIK PEMBICARAAN MEREKA…

Kalau KALIAN NEKAT DUDUK BERSAMA MEREKA maka KALIAN KALAU BEGITU SAMA SEPERTI MEREKA…

KALIAN BERSIAPLAH UNTUK MENEMANI MEREKA DI NERAKA JAHANNAM karena sesungguhnya ALLAH MENGUMPULKAN ORANG-ORANG KAFIR DAN ORANG-ORANG YANG MUNAFIQ DI DALAM NERAKA JAHANNAM.

Akhirnya saya titipkan nasihat ini kepada Allah Ta’ala. Jika apa yang ada di dalam risalah ini salah, maka itu datangnya dari diri saya sendiri dan jika itu benar itu datangnya dari Allah.

والله أعلم بالصواب وله الحق و إليه التكلان

و أقول قولي هذا أستغفر الله لي و لكم و سلام على المرسلين و الحمد لله رب العالمين

Tentang dulhayyi

Pengajar Tata Buku dan Akuntansi (2013-2014) Pengajar Kajian Hadits di Islamic Center Sragen (2014) contact 08172838421
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s