Metode Tarjih dalam Tafsir Maqarin

Metode-metode Tarjih dalam Tafsir Maqarin [1]

a. Dikuatkan dengan ayat

Contohnya, dalam penafsiran ulil amri pada ayat 59 S. An-Nisa’. Ibnul Arabi menyebutkan dua pendapat ulama dalam penafsiran ayat ini. Pertama, mereka adalah komandan-komandan pasukan. Kedua, mereka adalah ulama. Lalu Ibnul Arabi mentarjih kedua pendapat tadi dengan ayat 44 S. Al-Maidah.

b. Dikuatkan dengan hadits

Contohnya, dalam penafsiran tasbih para malaikat pada ayat 30 S. Al-Baqarah. Al-Qurthubi menyebutkan 3 pendapat. Pertama, tasbih mereka adalah shalat. Kedua, tasbih mereka adalah doa mereka. Ketiga, tasbih mereka adalah kata Subhanallah yang kita kenal. Al-Qurthubi menguatkan pendapat ketiga ini dengan hadits yang diriwayatkan oleh Muslim bahwa Allah memilih kata Subhanallah wa bihamdihi untuk para malaikat dan hambaNya.

c. Dikuatkan dengan bahasa

Contohnya, dalam penafsiran Al-Afwu pada ayat 219 S. Al-Baqarah. Ibnul Arabi menyebutkan pendapat-pendapat ulama, sebagai berikut:

Pertama, harta yang tersisa dari makanan untuk keluarga.

Kedua, secukupnya tidak berlebihan dan tidak kikir.

Ketiga, selonggar hati.

Keempat, sedekah sunah

Kelima, sedekah wajib

Keenam, ayat ini mansukh dengan ayat zakat.

Kemudian Ibnul Arabi menguatkan pendapat yang mengatakan bahwa al-afwu adalah sisa makanan untuk keluarga, karena itulah makna lughawinya.

d. Dikuatkan dengan dalil ‘aqli

Contohnya, dalam penafsiran ayat 176 S. An-Nisa’. Ibnul Arabi mengatakan: Dua orang anak perempuan dikiaskan dengan dua orang saudara perempuan dalam hukum berserikatnya mereka dalam 2/3 harta warisan orang yang meninggal. Dr. Musyani mengatakan bahwa pendapat ini sangat teliti dan patut dipegang. Allah Yang Maha Pencipta ingin menjelaskan kepada kita bahwa kias itu berlaku dalam hukum-hukum, dengan cara mengkiaskan 2 orang saudara perempuan yang mewarisi saudara mereka yang tidak beranak dengan 2 orang anak perempuan yang ditinggal mati oleh orang tuanya.

[1] Dr. Mushthafa Ibrahim Al-Musyani, Tafsir Maqarin, Dirasah Ta’shiliyyah, hlm. 186-189.

Tentang dulhayyi

Pengajar Tata Buku dan Akuntansi (2013-2014) Pengajar Kajian Hadits di Islamic Center Sragen (2014) contact 08172838421
Pos ini dipublikasikan di Tafsir dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s