SEJARAH TAFSIR DI ZAMAN RASULULLAH

 

 

  1. DALIL BAHWA RASULULLAH r ADALAH MUFASSIR

Allah swt mengutus Rasul-Nya untuk memberi peringatan kepada umat manusia (Qs.al-Mudattsir: 1-3). Dan al-Qur’an adalah inti risalah yang harus disampaikan kepada mereka. Namun tugas Nabi r tidak hanya terbatas dalam penyampaian teks al-Qur’an, namun juga menjelaskan makna yang memerlukan penjelasan. Al-Qur’an menekankan bahwa tugas Rasul r berfungsi untuk menjelaskan maksud firman-firman Allah swt:

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

Dan Kami turunkan kepadamu al-Qur’an agar kamu menerangkan kepada mereka apa yang telah diturunkan kepada mereka dan suapaya mereka memikirkan” (QS. An-Nahl : 44)

Ketika Alloh menugaskan Rasululloh r untuk menerangkan kalam-Nya, Dia telah menyiapkan pribadi Nabi r untuk melaksanakan tugas tersebut dengan mengajarinya apa yang seharusnya dijelaskan kepada umat beliau. Dalam hal ini Allah swt sendiri yang “turun tangan” untuk mengajari beliau.

إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآَنَهُ (17) فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآَنَهُ (18) ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ (19)

“Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah menghimpunnya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. Apabila kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu, Kemudian atas tanggungan Kamilah penjelasannya” (Q.S. al-Qiyamah/75: 17-19).

Menurut Imam Fakhr al-Razi  [1], ayat ini menunjukkan bahwa Nabi r dilarang oleh Allah swt menirukan bacaan Jibril as kalimat demi kalimat, sebelum Jibril as selesai membacakannya dan dilarang bertanya di tengah –tengah bacaan agar dapat Nabi r menghafal dan memahami betul-betul ayat yang diturunkan itu. Dan Qs.al-Qiyamah:19, menurut Imam al-Alusi  [2] menunjukkan jaminan Allah swt dalam menjelaskan makna-makna dan hukum-hukum al-Qur’an yang musykil. Hal ini menguatkan pendapat bahwa tugas Nabi r atas al-Qur’an adalah menyampaikan teksnya dan menjelaskan maknanya. Dengan demikian, nabi Muhammad r merupakan orang pertama yang diberi kewenangan untuk menjelaskan dan menerangkan terhadap ayat-ayat al-Qur’an.

Kemudian, apabila kita menengok hadits Nabi r, maka kita akan menemukan banyak dalil tentang penafsiran Rasulullah r dengan pelbagai bentuk redaksi. Kadang berbentuk aksi langsung, yaitu Rasululloh r menafsirkan ayat, semisal riwayat Muslim [3] dari Uqbah bin ‘Amir, dia berkata : “Saya mendengar Rasulullah r berkhutbah diatas mimbar membaca firman Allah : وأعدوا لهم ما استطعتم من قوةkemudian Rasulullah r bersabda :

ألا إن القوة الرمي

Ketahuilah bahwa kekuatan itu pada memanah”.

Atau berbentuk pernyataan langsung bahwa Rasululloh r diberi tugas untuk menafsirkan, semisal riwayat Abu Dawud [4],  yaitu:

عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ أَلَا إِنِّي أُوتِيتُ الْكِتَابَ وَمِثْلَهُ مَعَهُ.

Dari Rasulullah , bahwasanya beliau bersabda: “Sesungguhnya diberikan kepadaku al-Kitab dan sejenisnya”.

Imam al-Khotthobiy, ketika mengomentari hadits di atas menyatakan bahwa ia mengandung dua kemungkinan arti; pertama: Nabi r diberikan wahyu bathin ghair al-matluw sebagaimana diberikan wahyu zhahir matluw. Kedua: beliau diberi Kitab (wahyu matluw) dan Bayan. Artinya, beliau diberi hak untuk menjelaskan isi kandungan Kitab. Maka dalam kewajiban mengaplikasikan dan menerimanya, ia seperti wahyu matluw (al-Qur’an). [5]

Rasulullah r adalah mufassir pertama dan mendapatkan gelar tersebut dari Alloh lewat wahyu-Nya.


[1] Ar-Razi, Mafatihul Ghoib, jld. 15, hlm. 226.

[2] Al-Alusi, Ruhul Ma’ani, jld. 16, hlm. 244.

[3] Muslim, Shohih Muslim, bab fadlurromyi, hds.3541.

[4] Abu Dawud, Sunan Abi Dawud, bab luzumussunnah, hds. 3988.

[5]Al-Qurthubi, Al-Jami’ liAhkamil Qur’an, jld. 1, hlm. 49.

Tentang dulhayyi

Pengajar Tata Buku dan Akuntansi (2013-2014) Pengajar Kajian Hadits di Islamic Center Sragen (2014) contact 08172838421
Pos ini dipublikasikan di Ilmu Din, Tafsir dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s