Asbabun nuzul

Asbaabunnuzul dari segi susunan bahasa terdiri dari dua kata yaitu asbaabun dan nuzulun. Asbaabun adalah jamak dari sababun yang merupakan isim dari fi’il madzi sabba-sabbaba-tasabbaba yang berarti sebab sehingga artinya menjadi sebab, menimbulkan sebab, menyebabkan ( Mu’jamul wasith hal. 411 & Almunawir hal 640).

Sedang kata Nuzulun masdar dari fi’il madhi nazala yang artinya turun. Jadi asbaabunnuzul adalah sebab-sebab turun.

Dalam pembahasan pada makalah ini yang dimaksud sebab-sebab turun yang dibicarakan adalah sebab-sebab turun yang sudah tertentu atau dibatasi pada masalah khusus yaitu pada sebab turunnya suatu ayat atau surat yang ada dalam Alquran saja.

Sedang menurut takrif (difinisi) nya Asbaannuzul adalah: Suatu peristiwa yang terjadi dan menjadi sebab turunnya ayat atau surat Al-Quran di masa Nabi Muhammad SAW, yang menerangkan perkaranya atau menjawab persoalannya.

Contoh :

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ { وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ } وَرَهْطَكَ مِنْهُمْ الْمُخْلَصِينَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى صَعِدَ الصَّفَا فَهَتَفَ يَا صَبَاحَاهْ فَقَالُوا مَنْ هَذَا فَاجْتَمَعُوا إِلَيْهِ فَقَالَ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَخْبَرْتُكُمْ أَنَّ خَيْلًا تَخْرُجُ مِنْ سَفْحِ هَذَا الْجَبَلِ أَكُنْتُمْ مُصَدِّقِيَّ قَالُوا مَا جَرَّبْنَا عَلَيْكَ كَذِبًا قَالَ فَإِنِّي نَذِيرٌ لَكُمْ بَيْنَ يَدَيْ عَذَابٍ شَدِيدٍ قَالَ أَبُو لَهَبٍ تَبًّا لَكَ مَا جَمَعْتَنَا إِلَّا لِهَذَا ثُمَّ قَامَ فَنَزَلَتْ { تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ }

Maktabah Syamilah Shohih Buchori k. Tafsir surat Tabbat yadaa/ Al-Lahab.

Dari Ibnu Abbas radliyallahu anhuma, ia berkata: Tatkala turun ayat (Wa andzir asyiratakal aqrabin) dan ancamlah keluarga terdekatmu dan juga kerabatmu yang dipilih oleh Allah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pun keluar dan naik ke ata bukit Shafa dan berteriak memanggil-manggil orang untuk berkumpul: Waspadalah. Waspadalah. Bersiagalah. Bersiagalah. Orang-orang pun berkata; Siapa ini? Mereka pun berkumpul di sekitar beliau. Beliau pun bersabda: Apa pendapat kalian? Bagaimana jika saya beritahu kalian bahwa sepasukan berkuda muncul untuk menyerang dari lembah gunung ini? Apakah kalian akan mempercayaiku? Mereka menjawab: Kami tidak pernah melihatmu berdusta. Beliau pun berkata: Sesungguhnya aku memberi kalian peringatan tentang siksa yang pedih yang sebentar lagi akan datang. Abu Lahab pun berkata: Celaka engkau! Apakah hanya untuk ini engkau mengumpulkan kamu. Kemudian beliau pun bangkit dan turunlah ayat (Celakalah Abu Lahab dan ia benar-benar celaka.).

قوله (يَسأَلونَكَ عَنِ الخَمرِ وَالمَيسِرِ) الآية، نزلت في عمر بن الخطاب ومعاذ بن جبل ونفر من الأنصار أتوا رسول الله صلى الله عليه وسلم، فقالوا: افتنا في الخمر والميسر فإنهما مذهبة للعقل مسلبة للمال، فأنزل الله تعالى هذه الآية.

Kalam Allah: (Mereka bertanya kepadamu tentang Khamr dan judi) hingga akhir ayat. Ayat ini turun berkenaan dengan Umar bin Khaththab, Muadz bin Jabal, dan seorang lelaki Anshar yang mendatangi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Mereka berkata: Berilah kami fatwa tentang khamr dan judi. Keduanya menghilangkan akal banyak orang dan membinasakan harta mereka. Allah pun menurunkan ayat ini.

Tentang dulhayyi

Pengajar Tata Buku dan Akuntansi (2013-2014) Pengajar Kajian Hadits di Islamic Center Sragen (2014) contact 08172838421
Pos ini dipublikasikan di Ilmu Din, Tafsir dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s