Kedudukan wahyu

Dalam hal ini, baik wahyu langsung (Al-Qur’an) atau wahyu tidak langsung (Al Hadits) adalah :

1. Sebagai dasar dan sumber pokok anjaran Islam, sebab Islam adalah aturan Allah. Manusia tidak berhak merubah, menambah, ataupun menguranginya.

2. Sebagai landasan etik. Sebab, akal manusia itu cacat dan tidak dapat terlepas dari subyektifitas.

3. Kebenaran wahyu bersifat muthlak.

Tentang dulhayyi

Pengajar Tata Buku dan Akuntansi (2013-2014) Pengajar Kajian Hadits di Islamic Center Sragen (2014) contact 08172838421
Pos ini dipublikasikan di Ilmu Din, Tafsir. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s