Belajar dari Bayi

Pada awalnya, bayi hidup dalam kenyamanan dalam kandungan ibunya. Makanan, minuman, dan kebutuhan-kebutuhannya telah disuplai dan disediakan untuknya sehingga ia tidak lagi bersusah payah mendapatkannya. Namun, tiada bayi yang hidup dalam kandungannya ibunnya selama-lamanya. Pada akhirnya, ia harus keluar meninggalkan alam rahim untuk menuju alam dunia yang luas ini. Ia tinggalkan kenyamanannya dahulu dengan berdarah-darah. Ia masuki dunia baru yang tiada ia kenali sebelumnya. Namun, di sana telah menantinya orang tuanya yang akan membimbingnya dan menyemangitannya untuk tumbuh dan tumbuh di alam yang penuh kompetensi ini.

Setiap manusia akan mengalami masa kandungan di atas. Tiada seorang manusia pun yang lahir dalam keadaan dewasa, ia pasti pernah singgah di alam kandungan ini. Semestinya kita belajar dari satu fase kehidupan kita ini. Kita harus meninggalkan suatu fase sebelumnya yang telah kita alami dengan begitu nyaman dengan berdarah-darah untuk menuju fase yang lebih luas dan lebih panjang temponya. Kita tidak boleh takut untuk meninggalkan kemapanan ini agar kita bisa sukses.

Kasih sayang yang dengan tulus diberikan oleh orang tua kepada sang bayi juga meningatkan kita bahwa kasih sayang sesama manusia akan mampu membuat orang lebih tegar dalam menjalani hidup. Bahkan, pernah diadakan penelitian yang menunjukkan bahwa suami yang diberangkatkan ke kantor dengan ciuman sang istri lebih tinggi tingkat keberhasilan dalam bekerja dan keselamatannya dalam perjalanan. Begitu pula, anak yang diberangkatkan dengan ciuman sang ibu lebih besar tingkat keberhasilan belajarnya daripada anak yang diberangkatkan oleh baby sitter.

Tentang dulhayyi

Pengajar Tata Buku dan Akuntansi (2013-2014) Pengajar Kajian Hadits di Islamic Center Sragen (2014) contact 08172838421
Pos ini dipublikasikan di motivasi dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s